MAJALENGKA, – LensaReporter.com || Dugaan peredaran obat daftar G di wilayah Kabupaten Majalengka kembali memicu keresahan masyarakat. Publik meminta Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M. segera turun tangan dan membuktikan ketegasan aparat dalam memberantas peredaran obat keras yang dinilai mengancam generasi muda.14/6/2026
Informasi yang berkembang di masyarakat menyebut adanya dugaan aktivitas peredaran obat daftar G yang dikaitkan dengan seseorang berinisial IP. Warga juga menyoroti dugaan lokasi yang disebut menjadi titik transaksi atau sherlock, yang berada di area terbuka bahkan disebut di seberang jalan depan Polsek.
Kabar tersebut menimbulkan pertanyaan keras dari masyarakat. Jika benar informasi itu beredar dan lokasi tersebut diketahui, warga mempertanyakan bagaimana aktivitas yang berpotensi merusak generasi muda dapat terjadi tanpa penanganan yang terlihat.
“Ini harus menjadi perhatian serius Kapolres. Jangan sampai masyarakat menilai hukum kalah dengan keberanian para pengedar. Ini menyangkut masa depan anak-anak muda,” ujar warga.
Masyarakat meminta Polres Majalengka tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif melakukan penyelidikan terhadap setiap informasi yang masuk. Sebab, peredaran obat daftar G bukan persoalan sepele, melainkan ancaman sosial yang dapat berdampak panjang.
Sorotan publik kini tertuju kepada Polres Majalengka. Warga berharap Kapolres mengambil langkah cepat untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, mengungkap jaringan yang terlibat apabila terbukti, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kalau benar ada aktivitas seperti yang disebut warga, harus ditindak. Kalau tidak benar, harus ada penjelasan. Jangan sampai keresahan masyarakat dibiarkan menggantung,” tegas warga.
Kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum akan diuji melalui langkah nyata dalam menangani persoalan ini. Masyarakat menunggu tindakan tegas, bukan sekadar imbauan.
Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada pihak-pihak yang disebut maupun pihak terkait sesuai prinsip jurnalistik.
Red.
